22 April 2026
Pada 21 April 2026, Perempuan Gaya, komunitas karyawan perempuan Gaya Motor, memperingati Hari Kartini dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh karyawan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Gaya Motor dalam mendorong apresiasi terhadap peran perempuan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan Sapa Gaya Spesial Hari Kartini, di mana karyawan perempuan mengenakan kebaya dan menyambut kedatangan rekan kerja. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan suasana kerja yang hangat dan inklusif, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai penghormatan terhadap kontribusi perempuan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas interaktif berupa fun games tebak bumbu dapur yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan engagement antarkaryawan. Selain itu, Perempuan Gaya juga menghadirkan inisiatif “Rayakan Kartini dari Rumah”, yaitu sebuah challenge yang mengajak karyawan untuk melakukan video call kepada sosok perempuan yang berperan penting dalam kehidupan mereka, seperti ibu, istri, maupun anak.
Melalui kegiatan ini, Perempuan Gaya turut mendorong peningkatan awareness dan apresiasi, khususnya dari karyawan laki-laki, terhadap peran strategis perempuan dalam kehidupan personal maupun profesional. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat budaya kerja yang saling menghargai, inklusif, serta berorientasi pada kolaborasi.
Ibu Triani, Presiden Direktur Gaya Motor, menyampaikan, “Selamat Hari Kartini untuk seluruh Perempuan Gaya, Perempuan Astra, dan seluruh perempuan Indonesia. Mari terus berkarya, berdampak, dan memberi ruang aman untuk perempuan bekerja.” Pernyataan ini menegaskan komitmen Gaya Motor dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif.
Perayaan Hari Kartini ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Gaya Motor dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pemberdayaan perempuan serta mendorong terciptanya nilai tambah bagi organisasi.
Perempuan Gaya
Bertumbuh bersama, perempuan berdaya